21 Desember 2016 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k..
20 September 2016 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung..
21 Oktober 2015 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah..
17 Juni 2015 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah..
05 Maret 2015 | 03:23:00 WIB
Pudong Airport Shanghai Sediakan Korek Api di Smoking Area
Korek api tersedia di Smoking Area Pudong Airport Shanghai (foto: Uyun Achadiat/bandungupdate)

BAGI ahli hisab alias perokok  berat yang sering travelling ke luar negeri, masalah  merokok pasti menjadi perhatian utama.  Begitu masuk bandara atau ruang tunggu keberangkatan, pandangannya akan mencari ruang yang bertulisan smoking area. Dimana ada kesempatan, langsung ngalepus! Meski satu dua isap, rasanya seakan ngejreeng, justru lebih nikmat. Apalagi bisa menghabiskan satu dua batang sigaret disertai secangkir kopi wah… puas rasanya.Tidak jarang  para calon penumpang ini menghisab sambil berdiri karena banyaknya umat peroko dalam ruang yang sempit. Ruangan yang berkabut asap pun terkadang tidak dihiraukan karena memang sama sama satu komunitas…penghisap asap.

Lucunya, meski dalam pemeriksaan X-ray, para penumpang yang membawa pematik selalu terdeteksi dan  disita, tapi di smoking area mereka bisa menyalakan rokok.  Dari mana korek api atau pematiknya? Itulah perjuangan dan lihaynya akhli hisab. Mungkin ada penumpang yang membawa dua pematik, sedangkan yang ketahuan  petugas dan diserahkan hanya satu. Itulah kenyataan yang sering kita lihat di kebanyakan smoking area sebuah bandara , termasuk di Bandara Soekarno Hatta.

Demikian pula ketika  pada akhir 2014, bandungupdate berada di Shanghai. Pada saat mau pulang ke tanah air melalui Pudong Airport, semua penumpang yang membawa pematik dikeluarkan dan dibuang ke tempat pembuangan yang berada di mulut pintu pendeteksi, X-Ray. Tidak ada yang mau mengambil resiko. Air mineral pun dibuang pula karena ada peringatan tertulis dengan jelas.

Selesai pemeriksaan imigrasi dan menuju ruang tunggu, terlihat dengan jelas lambang rokok menyala berjejer dalam jarak yang tidak terlalu jauh. Inilah ruang-ruang yang dicari ahli hisab, smoking area! Tapi persoalannya  muncul karena hampir semua calon penumpang sudah membuang pematiknya. Naluri untuk menghisab lebih kuat untuk mencoba mencari ruang dimaksud dan tampak para ahli hisab sedang berpesta. Arudud..!Ternyata, pengelola bandara sangat mengerti kebutuhan akhli hisab karena  dalam smoking area itu sudah disediakan pematik yang terkunci. Bukan pematik atau korek khusus, tapi pematik atau korek biasa yang oleh para calon penumpang dibuang sebelum masuk pintu pemeriksaan. Ruarr biasa. Ternyata Pudong Airport di Shanghai ini lebih manusiawi dan bertanggung jawab, setidaknya bagi ahli hisab. Pengelola dengan ketat melarang membawa korek, karena jika ingin merokok mereka menyediakan.  (Ua) ***

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
22 Desember 2016 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut diisi dengan berbagai acara menarik seperti seminar, talkshow, worksh...
01 September 2020 | 04:38:00
UID Serahkan 100.000 Masker ke Pemprov Jabar
BANDUNG-Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity (UID) Selasa sore (1/09) menyerahkan sumbangan 100 ribu masker kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sumbangan tersebut diterima oleh G...
mobile bandungupdate.com
facebook bandungupdate.com twitter bandungupdate.com rss bandungupdate.com