21 Desember 2016 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k..
20 September 2016 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung..
21 Oktober 2015 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah..
17 Juni 2015 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah..
26 Mei 2013 | 04:49:00 WIB
Kok, Jalan Asia Afrika mah Jarang Diperbaiki, tapi Mulus Wae?

ANDAI saja bisa dikumpulkan dan ditumpuk….entah gudang apa yang bisa menampung keluhan warga di Kota Bandung akan buruknya prasarana jalan di kota yang berjuluk Kota Kembang ini. Kondisi buruknya kualitas jalan ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun dan sudah cukup lama. Masyarakat sudah pusing dan mual dan mungkin bingung akan kinerja Pemkot Bandung. Tiap tahun perbaikan jalan memang ada. Tapi tahun depannya ada perbaikan atau pemeliharaan.  Cilakana, jalan yang diperbaiki terkadang yang itu lagi. “Terus ruksak deui” kata orang Sunda mah. Beberapa pengendara sepeda motor pun berjatuhan sampai ada yang meninggal akibat kecelakaan di jalan berlubang di Kota Bandung. Jika alasannya rusak tergenang atau tergerus cileuncang… atuh benerkeun heula drainase cileuncangna. Tapi Bagi calon Walikota Bandung,  kondisi buruknya jalan ini dijadikan salah satu kiat mencari simpati dengan terjun langsung ikut memperbaiki… weleh weleh..! Mun geus kapilih  mah duka teh teuing

Perbaikan jalan yang dilakukan hampir setiap tahun bisa menjadikan warga berfikir negative. Jangan-jangan perbaikan jalan itu hanya dijadikan proyek tahunan. Bukannya lagi ingin memperbaiki dalam upaya memberikan pelayanan pada warganya. Kalau sudah berbicara proyek, biasanya akan berkaitan dengan fulus. Jadi ada fulus tahunan. Sampai akhirnya Mamang baru tersadar ketika ngobrol di warung Bu Emi ada seorang lelaki separuh baya yang yang biasa dipanggil Abah, menyinggung kondisi jalan yang ada di Kota Bandung.

Abah yang hanya lulusan sekolah lanjutan tidak habis pikir pada juragan aparat yang terkait dengan perbaikan jalan di Kota Bandung. “Teu Era  ku kondisi jalan nu kudu diperbaiki tiap taun. Mun teu era, moralna rada kurang,” katanya. Si Abah yakin benar, warga yang mengeluhkan kondisi buruknya jalan di Kota Bandung, banyak diantaranya merupakan keluarga, tetangga atau kerabat pelaksana  atau juragan aparat yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan. Pernahkah keluarga, kerabat atau tetangga tadi menanyakan, mengapa melakukan pekerjaan seperti itu setiap tahun, tidak malukah?

Si Abah malah membandingkan dengan Jalan Asia Afrika di tengah Kota Bandung yang jarang sekali diperbaiki. “Kunaon sih..Pemkot teh teu bisa ngarawat jalan jiga ngawarat Jalan Asia Afrika.  Selalu mulus dan jarang diperbaiki,” kata Si Abah sambil . Mahal pasti…tapi hanya sekali. Kalau pun perlu diperbaiki pasti tidak perlu tiap tahun seperti kebanyakan jalan pada umumnya. ***(Mang Warta)

 

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
22 Desember 2016 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut diisi dengan berbagai acara menarik seperti seminar, talkshow, worksh...
01 September 2020 | 04:38:00
UID Serahkan 100.000 Masker ke Pemprov Jabar
BANDUNG-Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity (UID) Selasa sore (1/09) menyerahkan sumbangan 100 ribu masker kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sumbangan tersebut diterima oleh G...
mobile bandungupdate.com
facebook bandungupdate.com twitter bandungupdate.com rss bandungupdate.com