21 Desember 2016 | 12:51:00 WIB
Perajin Anyaman Bambu Asal Bandung Tembus Pasar Eropa
BANDUNG,  Masih ingat dengan yang namanya boboko ( tempat menyimpan nasi)  dan hihid (k..
20 September 2016 | 10:49:00 WIB
Bagus Rangin akan Menjelma di Nyimas Rarasantang Cirebon
BANDUNG.-Tjaroeban Teater akan menggelar pementasan teater yang berjudul Bagus Rangin pada 23-25 September 2016di Gedung..
21 Oktober 2015 | 09:17:00 WIB
Melly Goeslow, Cakra Khan dkk akan Goncang Lapang Gasibu, Jumat 23 Oktober 2015
BANDUNG.- Cakra Khan, Tata Janeta, Hedi Yunus, Armand Maulana, Melly Goeslow, Dewi Gita, dan Nassar akan tampil memeriah..
17 Juni 2015 | 12:16:00 WIB
Loper Koran itu Ternyata Personil Scudetto Pelantun Lagu-lagu Koes Plus
GRUP musik yang digawangi Agus (Keyboard + Vokal), Legimin (Gitar + Vokal), Emos (Bass + Vokal), dan Nandar (Drum) telah..
06 Desember 2019 | 11:15:00 WIB
Kompetensi Karni Ilyas Berada pada Posisi Level Tertinggi, Level 9
Surono di tengah peserta FGD TKSP3 Bappenas di LeMeridien Jakarta, 2-5 Desember 2019

JAKARTA.-Kompetensi Pimpinan TV One, Karni I lyas, sudah bisa dikategorikan berada pada posisi level 9, level tertinggi dalam Kerangka Kualitas Nasional Indonesia (KKNI), kata Ir Surono MPhil, mantan Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ketika menjadi nara sumber dalam Focus Group Discusion (FGD) Tim Koordinasi Strategis Penguatan Pendampingan Pembangunan (TKSP3) Bappenas yang digelar di LeMeridien Jakarta, 2-5 Desember 2019.

Menurut Surono, yang kini menjadi Tenaga Ahli TKSP3 Bappenas, Karni Ilyas dalam kegiatan, khususnya yang sering terlihat dalam acara ILC- TV ONE dengan filosofinya mampu menginternalisasikan peserta atau mampu membuat peserta meresapi materi yang jadi topik pembicaraan. “Teorinya sangat mendalam dan ia mampu mengkomunikasikan solusi dan manfaatnya,” tutur jebolan Fakultas Perikanan  IPB yang juga menyandang  MasterAssesor senior ini. Cara dan sistematika dalam pemecahan masalah  yang dilakukaan Karni Ilyas, menurut Surono, tidak hanya multi disipliner, tapi telah mencapai trans disipliner.

Pendamping lain yang menjadi nara sumber FGD TKSP3 yaitu Mantan Ketua BNSP Sumarna F Abdurahman yang kini juga menjadi Tenaga Ahli di TKSP3 Bappenas. Para peserta FGD ke 3 yang berjumlah 19 berasal dari berbagai profesi, termasuk sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pentingnya menerapkan kompetensi, Surono memberikan gambaran pada penerimaan pegawai  atau karyawan yang sekarang sudah mulai banyak dilakukan perusahaan. Dulu, katanya, dalam lowongan kerja hanya disebut membutuhkan SMA atau S1 Sederajat. Setelah seleksi, para calon dididik atau ditraining dalam waktu yang berbeda, tergantung kepentingan. “Artinya, karyawan yang diterima belum siap pakai dan butuh waktu,” tuturnya. Namun dengan menerapkan kompetensi, personalia sebuah perusahaan dalam rekrutmen pegawai  sudah banyak yang mencantumkan kompetensi yang dibutuhkan. “Dengan kompetensi yang yang dimilikinya, apalagi jika telah memiliki sertifikat kompetensi, begitu diterima besoknya bisa langsung mengerjakan tugas,” tuturnya.

Direktur Eksekutif TKSP3 Bappenas Rahma Iryati menjelaskan, TKSP3 dibentuk Bappenas setelah mengkaji pendampingan dari sejumlah program pemerintah. Dana yang digelontorkan untuk pendampingan ini cukup besar, tapi di lapangan banyak terjadi masalah, terutama beragamnya standar yang dibuat oleh berbagai kementerian yang tidak cocok dengan modul. “Bappenas menugaskan para ahli standardisasi kompetensi , pendidikan, asssesmen, pelatih dan dosen untuk merapihkan kerancuan  dari standar standar, termasuk standar kompetensi dari lembaga lembaga yang mengeluarkannya,” tuturnya (Ua) ***

KOMENTAR ANDA
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.
22 Desember 2016 | 08:36:00
30 Stand Bazzar Ramaikan Salimah Expo 2016 Di Mesjid Pusdai
BANDUNG,  Sebanyak 30 stand bazzar ramaikan pergelaran Salimah Expo 2016 di Mesjid Pusdai Bandun, 21-23 Desember 2016. Acara yang digelar selama 3 hari tersebut diisi dengan berbagai acara menarik seperti seminar, talkshow, worksh...
01 September 2020 | 04:38:00
UID Serahkan 100.000 Masker ke Pemprov Jabar
BANDUNG-Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity (UID) Selasa sore (1/09) menyerahkan sumbangan 100 ribu masker kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sumbangan tersebut diterima oleh G...
mobile bandungupdate.com
facebook bandungupdate.com twitter bandungupdate.com rss bandungupdate.com